Rabu, 28 Maret 2012

Sitoskeleton atau Rangka Sel

Share
advertisment
Sitoskeleton

Sitoskeleton atau rangka sel tersusun atas tiga serabut yang berbeda yaitu ada mikrofilamen, mikrotubul, dan filamen antara.


Mikrofilamen atau filamen aktin


Mikrofilamen adalah rantai ganda protein yang bertautan dan tipis, terdiri dari protein yang disebut aktin. Mikrofilamen diameternya antara 5-6 nanometer (nm), untuk mengamatinya harus menggunakan mikroskop elektronik.

Sitoskeleton

Mikrotubul

Mikrotubul adalah rangkaian protein yang berbentuk sepiral, sepiral ini membentuk tabung yang berlubang di tengahnya. Mikrotubul tersusun atas bola – bola molekul yang disebut tubulin. Diameter mikrotubul kurang lebih 25 nanometer (nm). Mikrotubul merupakan srabut penyusun sitoskeleton terbesar. Selain itu, mikrotubul dapat membentuk organel sitoplasma berupa sentriol, silia, dan flagela.

Sentriol berbentuk silinder dan disusun dari mikrotubul yang tersusun sangat teratur. Mikrotubul memiliki fungsi mengarahkan gerakan komponen – komponen sel, mempertahankan bentuk sel, membantu pemisahan sel secara mitosis.

Filamen antara (serabut antara)

Filamen antara adalah rantai molekul protein yang berbentuk untaian yang saling melilit. Filamen antara memiliki diameter 8 – 10 nanometer (nm). Dinamakan serabut antara karena berukuran diantara ukuran mikrotubul dan mikrofilamen, yang tersusun atas protein yang di sebut filametin.  Tetapi tidak semua sel tersusun atas filametin. Misalnya kulit tersusun atas kiratin.

Fungsi dari sitikeleton adalah sebagai berikut:
  1. Memberikan kekuatan mekani pada sel
  2. Menjadi kerangka sel
  3. Membantu gerakan substansi dari satu bagian sel kebagian lain sel.

0 komentar :

Posting Komentar

trimakasi sudah berkunjung.....

tolong tinggalkan komentar anda!!!

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *