Selasa, 17 Januari 2012

Berkas Pengankut Tumbuhan

Share
advertisment
Pembahasan
Proses pengangkutan pada tumbuhan dimulai dari pengambilan zat-zat dari lingkungan, hingga pengangkutan di dalam tubuh tumbuhan. Tumbuhan memerlukan beberapa zat dari lingkungan, terutama air, mineral, oksigen, dan karbon dioksida. Oksigen dan karbon dioksida … udara diambil … tumbuhan tngkat tinggi melalui daun. Air dan garam mineral yang terkandung di dalam tanah, air diserap tumbuhan dari dalam tanah melalui rambut akar.
Pengangkutan air dan garam mineral yang diperoleh dari tanah berlangsung melalui dua cara. Cara pertama adalah pengangkutan di luar berkas pembuluh, yang disebut pengangkutan ekstravaskular. Cara kedua adalah pengankutan melalui berkas pembuluh dari akar menuju bagian atas tubuh tumbuhan yang disebut pengangkutan untravaskular.



a.Pengangkutan Ekstravaskular
Pada pengangkutan ekstravaskular, setelah sampai di sel epidermis akar, air akan bergerak di antara sel-sel korteks. Untuk memasuki silinder pusat (stele), air harus melewati … sel-sel endodermis, dan setelah sampai di stele, air akan bergerak bebas di antara sel-sel. Cara transportasi air dan mineral di luar xylem (berkas pembuluh) ada dua macam, yaitu apoplas dan simplas.

1). Transportasi apoplas
Transporatasi apoplas adalah menyusupnya air tanah secara difusi bebas atau transport pasif melalui semua bagian tak hidup dari tumbuhan, misalnya dinding sel dan ruang-ruang antar sel. Dengan transportasi apoplas, air tidak dapat masuk ke xylem karena adanya pita Caspary pada sel-sel endodermis. Pita Caspary dapat terbentuk dari zat suberin (gabus), lignin atau keduanya. Transportasi apoplas dapat terjadi di semua bagian akar, kecuali endodermis. Akan tetapi dinding tangensial sel-sel endodermis, yaitu dinding sel yang sejajar dengan permukaan akar, tidak mengandung suberin lignin. Oleh karena itu … akan masuk melalui dinding tangensial ke dalam sel-sel endodermis secara osmosis.

2). Transportasi simplas
Transportasi simplas adalah bergeraknya air tanah dan zat terlarut melalui bagian hidup dari sel tumbuhan, misalnya sitoplasma dan vakuola, dari sel ke sel lain. Pada system simplas ini perpindahan terjadi secara osmosis dan transport aktif melalui plasmodesma. Transportasi simplas dimulai dari sel rambut akar ke sel-sel parenkima korteks yang berlapis-lapis, sel-sel endodermis, sel-sel perisikel, dan akhirnya ke dalam berkas pembuluh kayu (xylem).

b.Pengangkutan Intravaskulan
Pengankutan intravaskulen berlangsung dari akar menuju bagian atas tumbuhan melalui berkas pembuluh, yaitu xylem. Pengangkutan air dan mineral dari akar sampai ke daun bermula dari akar sampai ke daun bermula dari xylem akar ke hilem batang menuju ke xylem tangkai daun dank e xylem tulang daun. Tulang daun mengandung ikatan pembuluh. Dari xylem … daun, air masuk ke sel-sel bunga karang pada mesofil. Air dan garam-garam mineral tersebut akan digunakan ke dalam proses fotosintesis dan transportasi.
Transportasi pada trakea 10 kali lebih cepatdarip ada transportasi pada trakeid. Ada beberapa teori tentang pengankutan air dan mineral dari bawah ke atas tubuh tumbuhan oleh xylem, antara lain teori tekanan akar, teori vital, dan teori Dixon-Joly.

1). Teori tekanan akar menyatakan bahwa air dan mineral terangkut ke atas karena adanya tekanan akar. Diduga tekanan akar terjadi karena perbedaan konsentrasi … di dalam air tanah dengan cairan pada saluran xylem. Konsentrasi air di dalam tanah tinggi sehingga dapat melakukan osmosis ke dalam sel yang menimbulkan tekanan turgor.

2) teori vital didasarkan kenyataan bahwa xylem yang dilewati merupakan pipa kapiler yang berhubungan dan merupakan tempat lewatnya air tanah menuju ke daun dengan menentang gaya gravitasi. Menurut teori vital, perjalanan air dari akar menuju daun dapat terlaksana karena adanya sel-sel hidup, seperti sel-sel parenkima dan jari-jari empulur di sekitar xilem.

3). Teori Dixon-Joly menyatakan bahwa naiknya air ke atas disebabkan tarikan dari atas, yaitu daun yang melakukan transportasi (penguapan). Transportasi di daun menyebabkan konsentrasi molekul air di daun berkurang. Dengan demikian terjadi gerakan molekul air dari akar ke daun.

Meskipun ada beberapa teori tentang pengangkutan air dan mineral di dalam … , pada intinya proses yang berperan penting dalam pengangkutan air adalah osmosis, difusi, dan transport aktif. Pengangkutan air dan mineral dari dalam tanah sampai ke tubuh tumbuhan melalui lintasan berikut:
Rambut akar epidermis korteks endodermis xilem akar
xilem batang xilem daun parenkuma mesofil daun.

Transportasi pada tumbuhan ini melibatkan jaringan pengangkut, seperti xilem dan floem pada setiap tumbuhan sangat penting. Jika seandainya jaringan pengangkut xilem dan floem tidak ada pada tumbuhan, maka dipastikan transportasi tidak akan terjadi. Xilem dan floem sangat penting bagi proses kehidupan sebuah tanaman dan juga bagaimana mereka berperan untuk mengambil air dari dalam tanah dan kemudian menyebarkannya ke seluruh bagian tanaman agar semua organ tanaman dapat berkembang secara maksimal.
Jaringan xilem memiliki dua fungsi dalam tanaman. Fungsi pertama adalah untuk mengangkut air dan mineral dari dalam tanah ke batang dan juga daun. Fungsi kedua xilem adalah untuk menyangga tanaman itu sendiri sehingga tidak mudah roboh atau jatuh. Xilem sebenarnya berbentuk kolom-kolom panjang yang bagian tengahnya kosong. Kolom berbentuk tabung ini terdapat dari akar tanaman sampai ke daun-daun tanaman. Bagian tengah kolom ini merupakan bagian yang berkelanjutan dan tidak pernah putus walaupun tanaman ini memiliki banyak cabang. Untuk menguatkan xilem, di dinding-dinding kolom itu terdapat zat bernama lignin. Tabung-tabung xilem yang kosong dan berkelanjutan ini memudahkan tugas xilem untuk mengangkut air dan juga nineral-mineral, sehingga tidak ada dari mereka yang tersangkut pada bagian-bagian sel tertentu (protoplasm). Selain itu kehadiran lignin juga menguatkan tanaman agar tidak mudah roboh dan dapat berdiri tegak. Xilem disusun oleh trakead, trakead, pembuluh kayu, parenkim kayu, dan sklicenkim kayu.
Jaringan yang juga berperan dalam proses pengangkutan tanaman ialah floem. Floem mengangkut gula dan asam amino dari organ-organ tumbuhan yang berwarna hijau, terutama daun, ke bagian-bagian lain tumbuhan. Floem memiliki sel-sel yang bernama sieve tube sel, dan transportasi gula sukrosa dan asam amino dapat dilakukan melalui difusi dan transpor aktif dari sel ke sel dalam floem.


Jaringan Epidermis dan Jaringan Parenkim

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *