Selasa, 01 Mei 2012

Pembulu Darah

Share
advertisment

Pembulu Darah

Pada abad ke-17, penyelidikan tentang peredaran darah dilakukan oleh para ahli. Peneliti tersebut menemukan bahwa darah didalam tubuh melalui pembulu-pembulu darah. Pembulu balik (vena) ditemukan oleh seorang  ahli fisiologi dari inggris, yakni william harvey (1578-1657). Beliau mengadakan percobaan dengan mengikat lengan  atasnya tepat diatas siku. Ternyata, saat meraba lengan bawah, ia merasakan ada  suatu pembesaran pembulu  yang kemudian dengan berbagai percobaan ahli lain disimpulkan bahwa pembulub tersebut adalah pembulu balik (vena) yang membawa darah menuju jantung. Tiga puluh tahun kemudian, seorang ahli anatomi italia marcello malpighi, berhasil menemukan adanya pembulu kapiler.

a.    Pembulu nadi  (arteri)

Pada saat jantung berkontrksi (sistol), darah akan keluar dari bilik menuju pembulu nadi (arteri). Pembulu nadi adalah pembulu yang membawa darah dari jantung dan umunya mengandung banyak oksigen. Pembulu ini tebal, elastis, dan memiliki sebuah kantup (valvula semulunaris) yang berada tepat diluar jantung. Letak pembulu nadi biasanya didalam tubuh, hanya beberapa yang terletak didekat permukaan sehingga dapat dirasakan denyutnya.  

Secara anatomi, pembulu nadi tersusun atas tiga lapisa jaringan. Lapisan luar berupa jaringa ikat yang kuat dan elastis. Lapisan tengah berupa otot polos yang berkontraksi secara tak sadar. Otot polos akan merenggang pada saat darah melewatinya sehingga lapisan itu tidak melipat. Lapisan dalam berupa jaringa endotelium yang melindungi jaringan didalamnya. Pembulu nadi yang dilewati darah adalah sebagai berikut :

1)   Pembulu nadi besar (aurta)

Aorta adalah pembulu yang dilewati darah daribilik kiri jantung menuju keseluruh tubuh. Aorta bercabang-cabang, makin lama makin kecil, dan disebut pembulu nadi (arteri). Arteri bercabang-cabang lagi makin kecil, disebut arteriola. Arteriola bercabang halus diseluruh tubuh dan disebut kapiler.

Kapiler sangat halus dan tersusun oleh satu lapisan jaringan endotelium. Kapiler dapat masuk sampai kesel-sel tubuh. Disinilah terjadi pertukaran gas, air, dan garam mineral ataupun larutan bahan organik dari kapiler darah dengan sel-sel tubuh. Kapiler-kapiler akan saling bertautan dan berhubungan dengan kapiler vena yang dinamakan venula. Darah yang telah beredar dari seluruh tubuh melewani venula dan menuju vena yang lebih besar, kemudian akhirnya menuju vena kava (pembulu balik tubuh)dan kembali kejantung.

2)   Pembulu nadi paru-paru (arteri pulmonalis)

Pembulu nadi paru-paru adalah pembulu yang dilewati darah dari bilik kanan menuju paru-paru (pulmo). Pembulu ini banyak mengandung karbin dioksida yang akan dilepaskan keparu-paru. Di dalam paru-paru, yaitu di alveolus, darah meleaskan karbon dioksida dan mengikat oksigen. Dari kapiler di paru-paru, darah akan menuju ke venula, kemudian ke vena pulmonalis dan kembali ke jantung.

b.    Pembulu balik (vena)

Pembulu balik adalah pembulu yang membawa darah kembali ke jantung, yang umumnya mengandung karbon dioksida, keculai vena pulmonalis yang membawa oksigen dari paru-paru ke jantung. Pembulu balik (vena) lebih mudah dikenali daripada nadi, karena letaknya di daerah permukaan. Seperti halnya nadi, pembulu balik juga disusun oleh tiga lapisan, tetapi dinding pembulu ini lebih tipis dan tidak elastis. Tekanan pembulu balik lebih lemah dibandingkan dengan tekannan pembulu nadi dan disepanjang pembulu balik terdapat katup yang menjaga agar darah tak kembali.

Saat jantung berelaksi (diiastol), darah dari tubuh dan paru-paru akan masuk kejantung melalui vena. Pembulu balik ini merupakan tempat masuknya darah kejantung. Vena diselubungi oleh otot rangka dan memiliki sebuah katup, yaitu valvula semilunaris.
Pembulu balik yang masuk ke jantung adalah sebagai berikut :

1.    Vena kava

Vena kava bercabang-cabang menjadi pembuluh yang lebih kecil, yaitu vena. Vena bercabang-cabang lagi menjadi kapiler vena yang diebut venula. Venula berada didalam sel-sel tubuh dan berhubungan dengan kapiler arteri. Ada dua macam vena kava, yaitu vena kava superior dan vena kava interior.

a.    Vena kava  superior

Vena ini membawa darah yang mengandung CO2 dari bagian atas tubuh (kepala,leher,dan anggota badan atas) keserambi kanan jantung.

b.    Vena kava interior

Vena ini membawa darah yang mengandung co2 dari bagian tubuh lainnya dan anggota badan bawah tubuh keserambi kanan jantung.

2.    Vena pulmonalis

Vena ini membawa darah yang mengandung o2 dari paru-paru keserambi kiri jantung.


kunjungi artikel lainnya


Darah putih
Darah merah

0 komentar :

Posting Komentar

trimakasi sudah berkunjung.....

tolong tinggalkan komentar anda!!!

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *