Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Februari 2013

Peredaran Darah Manusia


Ada dua macam peredaran dalam tubuh manusia. Peredaran darah dari bilik kanan jantung menuju paru-paru melewati arteri pulmonalisdisebut peredaran darah kecil. Sedangkan peredaran darah dari bilik kiri jantung keseluruh tubuhyang melewati aorta dan kembali keserambi kanan melewati vena kava ini disebut peredaran darah besar. 

Peredaran darah keluar jantung memiliki kekuatan dan kecepatan mengalir tertentu. Kekuatan ini diteruskan oleh pembulu nadi, maka pembulu nadi sifatnya elastis dan ikut berdenyut. Peredaran darah pada manusia yakni untuk mengedarkan sari-sari makanan keseluruh tubuh. 

Pembuluh darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan vena pada bagian kapiler dan venula yang dihubungkan oleh bagian endotheliumnya. Arteri dan vena terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal.

Perbedaan struktur masing-masing pembuluh darah berhubungan dengan perbedaan fungsional masing-masing pembuluh darah tersebut.Pada peredaran darah manusia tekanan tertinggi ada pada pembulu arteri sedangkan tekanan terendah ada pada pembulu vena.

Perbedaan peredaran darah kecil dan peredaran darah besar


Peredaran darah kecil

  1. dari bilik kanan dan kembali ke serambi kiri
  2. darah yang mengandung O² ada pada pembulu vena (vena pulmonalis)
  3. pembulu arteri (arteri pulmonalis) membawa darah yang mengandung CO²
  4. lintasan beredar yang pendek
  5. beredak menuju paru-paru dan kembali ke jantung


peredaran darah besar
  1. dari bilik kiri dan kembali ke serambi kanan
  2. darah yang mengandung O² ada pada pembulu aorta
  3. pembulu vena (vena kava) membawa darah yang mengandung CO²
  4. lintasan beredar yang panjang
  5. beredak menuju seluruh tubuh dan kembali ke jantung
Perbedaan pada pembulu darah
Pembulu Darah
Pembuluh darah arteri
  1. Tempat mengalir darah yang dipompa dari bilik
  2. Merupakan pembuluh yang liat dan elastis
  3. Tekanan pembuluh lebih kuat dari pada pembuluh balik
  4. Memiliki sebuah katup (valvula semilunaris) yang berada tepat di luar jantung
  5. Diameter lebih kecil dibandingkan arteri dan vena
  6. Dindingnya terdiri atas 3 lapis 
  7. Letaknya agak tersembunya dari lapisan kulit
  8. Denyut terasa
  9. Membawa darah bersih yang banyak mengandung kecuali pada arteri pulmonalis
  10. Arah aliran keluar dari jantung
  11. Warna darah lebih merah terang dibandingkan vena


Pembuluh Balik (Vena)
  1. Terletak di dekat permukaan kulit sehingga mudah di kenali
  2. Dinding pembuluh lebih tipis dan tidak elastis.
  3. Tekanan pembuluh lebih lemah di bandingkan pembuluh nadi
  4. Terdapat katup yang berbentuk seperti bulan sabit (valvula semi lunaris) dan menjaga agar darah tak berbalik arah.
  5. Letak dekat dengan permukaan kulit
  6. Denyut tidak terasa
  7. Membawa darah kotor yang mengandung banyak 
  8. Arah aliran menuju jantung
  9. lebih mudah membeku



Selasa, 08 Mei 2012

Sifat Totipotensi

Sifat Totipotensi
Adanya sifat totipotensi pada jaringan tumbuhan dimanfaatkan untuk memperoleh anakan seragam dalam jumlah banyak dan cepat.sel-sel tumbuhan dapat  bersifat totipotensi (berpotensi penuh), yaitu sel-sel tersebut dapat mempertahankan potensi zigot untuk membentuk semua bagian organisme matang.
Teori totipotensi di kemukanan oleh G. Heberland pada tahun 1898. Pada tahun 1950, F.C. Steward dan mahasiswanya memperoleh tanaman wortel utuh dari sel somatik sel floem akar wortel.

Tahapan dalam totipotensi sel-sel wortel sehingga terbentuk individu baru adalah sebagai berikut:
  1. Floem akar tanaman wortel
  2. Dipotong kecil-kecil masing-masing 2 mg
  3. Ditumbuhkan pada media bernutrien
  4. Sel-sel membelah, terbentuk kalus ( jaringan yang belum terdiferensiasi )
  5. Kalus dipisahkan dalam media nutrisi
  6. Kalus membelah diri membentuk embrio
  7. Terbentuk tanaman baru

Berdasarkan sifat totipotensi, satu bagian tanaman dapat diklon menjadi tanaman identik secara genetik. Usahan memperoleh individu baru dari suatu sel atau jaringan dikenal sengan kultur sel atau kultur jaringan. Prinsip kultur sel atau kultur jaringan sama dengan prinsip perkembanga secara vegetatif denga setek. Pada setek, setiap potonng bagian tumbuhan akan tumbuh menjadi satu individu baru. Hanya saja, pada metode kultur jaringan harus memperhatikan sterilitas alat dan bahan.
kultur jaringan

Pada kultur jaringan, sel atau jaringan ditumbuhkan untuk membentuk organisme yang memiliki bagian yang lengkap. Pemberian nutrisi dan hormon auksin dan sitokinin pada media pertumbuhannya, akan memacu pebelahan sel-sel sehingga terjadi pertumbuhan. Jika tanaman dilukai, asam traumalin akan menyembuhkan luka. Pemberian hormon auksin pada luka tersebut menyebabkan pembelahan sel berlangsung cepat dan terbentuk gumpalan halus yang disebut kalus yang belum terdiferensiasi. Sel-sel kalus tersebut dapat dikembangkan menjadi individu baru. Dengan kultur jaringan, seluruh bagian tumbuhan dapat dikembangkn menjadi individu baru (solomon et al.2005).

Keuntungan penggunaan teknik kultur jaringan
  • Bebas menentukan bagian tumbuhan yang akan dikultur
  • Waktu yang dibutuhkan relatif singkat
  • Tidak membutuhkan ruangan yang luas
  • Cepat menghasilkan sejumlah tanaman baru dari satu jenis tanaman


Selasa, 01 Mei 2012

Pembulu Darah


Pembulu Darah

Pada abad ke-17, penyelidikan tentang peredaran darah dilakukan oleh para ahli. Peneliti tersebut menemukan bahwa darah didalam tubuh melalui pembulu-pembulu darah. Pembulu balik (vena) ditemukan oleh seorang  ahli fisiologi dari inggris, yakni william harvey (1578-1657). Beliau mengadakan percobaan dengan mengikat lengan  atasnya tepat diatas siku. Ternyata, saat meraba lengan bawah, ia merasakan ada  suatu pembesaran pembulu  yang kemudian dengan berbagai percobaan ahli lain disimpulkan bahwa pembulub tersebut adalah pembulu balik (vena) yang membawa darah menuju jantung. Tiga puluh tahun kemudian, seorang ahli anatomi italia marcello malpighi, berhasil menemukan adanya pembulu kapiler.

a.    Pembulu nadi  (arteri)

Pada saat jantung berkontrksi (sistol), darah akan keluar dari bilik menuju pembulu nadi (arteri). Pembulu nadi adalah pembulu yang membawa darah dari jantung dan umunya mengandung banyak oksigen. Pembulu ini tebal, elastis, dan memiliki sebuah kantup (valvula semulunaris) yang berada tepat diluar jantung. Letak pembulu nadi biasanya didalam tubuh, hanya beberapa yang terletak didekat permukaan sehingga dapat dirasakan denyutnya.  

Secara anatomi, pembulu nadi tersusun atas tiga lapisa jaringan. Lapisan luar berupa jaringa ikat yang kuat dan elastis. Lapisan tengah berupa otot polos yang berkontraksi secara tak sadar. Otot polos akan merenggang pada saat darah melewatinya sehingga lapisan itu tidak melipat. Lapisan dalam berupa jaringa endotelium yang melindungi jaringan didalamnya. Pembulu nadi yang dilewati darah adalah sebagai berikut :

1)   Pembulu nadi besar (aurta)

Aorta adalah pembulu yang dilewati darah daribilik kiri jantung menuju keseluruh tubuh. Aorta bercabang-cabang, makin lama makin kecil, dan disebut pembulu nadi (arteri). Arteri bercabang-cabang lagi makin kecil, disebut arteriola. Arteriola bercabang halus diseluruh tubuh dan disebut kapiler.

Kapiler sangat halus dan tersusun oleh satu lapisan jaringan endotelium. Kapiler dapat masuk sampai kesel-sel tubuh. Disinilah terjadi pertukaran gas, air, dan garam mineral ataupun larutan bahan organik dari kapiler darah dengan sel-sel tubuh. Kapiler-kapiler akan saling bertautan dan berhubungan dengan kapiler vena yang dinamakan venula. Darah yang telah beredar dari seluruh tubuh melewani venula dan menuju vena yang lebih besar, kemudian akhirnya menuju vena kava (pembulu balik tubuh)dan kembali kejantung.

2)   Pembulu nadi paru-paru (arteri pulmonalis)

Pembulu nadi paru-paru adalah pembulu yang dilewati darah dari bilik kanan menuju paru-paru (pulmo). Pembulu ini banyak mengandung karbin dioksida yang akan dilepaskan keparu-paru. Di dalam paru-paru, yaitu di alveolus, darah meleaskan karbon dioksida dan mengikat oksigen. Dari kapiler di paru-paru, darah akan menuju ke venula, kemudian ke vena pulmonalis dan kembali ke jantung.

b.    Pembulu balik (vena)

Pembulu balik adalah pembulu yang membawa darah kembali ke jantung, yang umumnya mengandung karbon dioksida, keculai vena pulmonalis yang membawa oksigen dari paru-paru ke jantung. Pembulu balik (vena) lebih mudah dikenali daripada nadi, karena letaknya di daerah permukaan. Seperti halnya nadi, pembulu balik juga disusun oleh tiga lapisan, tetapi dinding pembulu ini lebih tipis dan tidak elastis. Tekanan pembulu balik lebih lemah dibandingkan dengan tekannan pembulu nadi dan disepanjang pembulu balik terdapat katup yang menjaga agar darah tak kembali.

Saat jantung berelaksi (diiastol), darah dari tubuh dan paru-paru akan masuk kejantung melalui vena. Pembulu balik ini merupakan tempat masuknya darah kejantung. Vena diselubungi oleh otot rangka dan memiliki sebuah katup, yaitu valvula semilunaris.
Pembulu balik yang masuk ke jantung adalah sebagai berikut :

1.    Vena kava

Vena kava bercabang-cabang menjadi pembuluh yang lebih kecil, yaitu vena. Vena bercabang-cabang lagi menjadi kapiler vena yang diebut venula. Venula berada didalam sel-sel tubuh dan berhubungan dengan kapiler arteri. Ada dua macam vena kava, yaitu vena kava superior dan vena kava interior.

a.    Vena kava  superior

Vena ini membawa darah yang mengandung CO2 dari bagian atas tubuh (kepala,leher,dan anggota badan atas) keserambi kanan jantung.

b.    Vena kava interior

Vena ini membawa darah yang mengandung co2 dari bagian tubuh lainnya dan anggota badan bawah tubuh keserambi kanan jantung.

2.    Vena pulmonalis

Vena ini membawa darah yang mengandung o2 dari paru-paru keserambi kiri jantung.


kunjungi artikel lainnya


Darah putih
Darah merah

Sabtu, 21 April 2012

Fagosit (Sistem Kekebalan)


Fagosit
Sel yang termasuk fagosit (sel pemakan) misalnya makrofag, neutrofil, dan eosinofil. Makrofag berasal dari monosit yang termasuk dalam sel darah putih. Eosinofil merupakan fegosit yang lemah tetapi berperan penting dalam pertahanan tubuh, gunanya untuk melawan cacing parasit.

Mekanisme fagositosis

Sel yang dirusak oleh mikroba akan menghasilkan senyawa kimiawi yang berfungsi “memanggil” neutrofil. Neutrofil mendatangi sel-sel yang rusak dan masukke jaringan yang terinfeksi. Caranya, neutrofil akan keluar dari pembulu darang dengan menembus dinding kapiler, neutrofil akan menelan dan menghancurkan mikroba tersebut. Satu neutrofil mampu memafagosit 5-20 bakteri.
Fagositosis

Fagositosis
Saat neutrofil melawan benda asing monosit menyusul mendatangani daerah luka. Monosit merupakan sel yang belum masak dan kurang bersifat fagosit. Dalam waktu 12 jam setelah monosit meninggalkan pembulu darah dan menuju jaringan luka, monosit akan membesar dan menghasilkan banyak lisosom. Lilosom akan berkembang menjadi makrofag. Makrofag akan menggantikan fungsi neutrofil dalam melawan benda asing. Makrofag mampu memfagosit 100 bakteri dengan cara menempel menggunakan kaki pseudopodiumnya kemudian merusak bakteri. 

Jumat, 20 April 2012

Leukosit (Sel Darah Putih)

Eritrosit dan Leukosi
 Leukosit (sel darah putih)

Terdapat enam leukosit dalam darah, yaitu neutrofil, eosinofil, basofil, monosit, limfosit, dan sel plasma. Sel darah putih yang memiliki granula-granula atau yang disebut granulosit adalah neutrofil, eosinofil, dan basofil. Sedangkan limfosit dan monosit disebut agranulosit (tidak bergranula).

Sebagian leukosit dibentk dalam sumsum tulang (granulosit, monosit, dan limfosit) dan sebagian lagi dalam jaringan limfa (limfosit dan sel plasma). Bahan-bahan yang diperlukan untuk memebuat leukosit adalah vitamin dan asam amino seperti halnya sel-sel lainnya.

Orang dewasa memiliki leukosit sekitar 4.800 – 10.800 leukosit per mililiter kubik darah, yang terdiri dari 62% neutrofil, 2,3% eusinofil, 0,4% basifil, 5,3% monosit, 30% limfosit. Masa hidup leukosit berbeda-beda granulosit (neutrofil, eosinofil, dan basofil) sekitar 12 jam, monosit sulit diketahui karena selalu mengembara dalam tubuh, tapi diduga beberapa minggu atau bulan, limfosit umumnya bertahan 100 -300 hari.
Leukosit
Secara umum manfaat leukosit adalah untuk membantu pertahannan tubuh terhadap infeksi yang masuk . leukosit bergerak ameboid dan bersifat fagositik (memangsa). 




Cari tau lebih banya tentang artikel yang lain.!!!!


Eritrosit (Sel Darah Merah)
Fagositik dalam leukosit
Pembulu darah















Minggu, 15 April 2012

Eritrosit (Sel Darah Merah)


Eritrosit (sel darah merah)

Ciri dan fungsi

Eritrosit mamalia tidak berinti jadi tidak memiliki DNA. Eritrosit mamalia berbentuk bikonkaf, yakni bentuk cakram dengan bagian tengah agak gepeng. Bentuk ini mengoptimalkan pertukaran oksigen. Warna eritrosit tergantung hemoglobin. Fungsi hemoglobin adalah membantu eritrosit mengikat oksigen. Jika hemoglobin mengikat oksigen, maka eritrosit berwarnah merah, dan jika oksigen dilepaskan oleh hemoglobin  maka eritrosit berwarna merah kebiruan.

Kadar hemoglobin (Hb) dalam darah seseorang bervariasi, tergantung jenis kelamin dan umur seseorang. Pada kondisi normal Hb laki-laki dewsa 13-18 gram per 100 ml (g/ml). Kadar Hb wanita dewasa adalah 12-16 (g/ml), sedangkan pada bayi adalah 14-20 (g/ml) darah.

Eritrosit juga mengkatalisis reaksi antara karbon dioksida (CO₂) dan air, karena eritrosit mengandung karbonat anhidrase dalam jumlah besar. Reaksi ini memungkinkan darah bereaksi dengan CO₂ dan mengangkutnya dari jaringan ke paru-paru.



Jumlah eritrosit juga bervariasi, tergantung jenis kelamin , usia , dan ketinggian tempat tinggal seseorang. Jumlah eritrosit pada laki-laki normal 5,1-5,8 juta per mililiter kubik darah dan pada wanita normal 4,3-5,2 juta per mililiter kubik darah. Orang yang hidup di dataran tinggi cenderung memiliki eritrosit yang lebih banyak. Eritrosit dapat berkurang lebih banyak karena ada luka yang mengeluarkan darah banyak dan penyakit anemia. Aktivitas seseorag akan berpengaruh pada peredaran darah sehingga oksigen yang dilepas akan berbeda-beda untuk setiap orang (Marieb 2004; Solomon at al. 2005).

Pembentukan eritrosit

Proses pembentukan eritrosit disebut eritropoiesis. Pada beberapa minggu kehidupan embrio di dalam kandungan, eritrosit dihasilkan dari kantong kuning telur. Beberapa bulan kemudian, pembentukan eritrosit terjadi di hati, limfa, dan kelenjar limfa. Setelah bayi lahir eritrosit di bentuk oleh sumsum tulang. Produksi eritrosit distimulasi oleh hormon eritropoietin. Kira-kira di usia 20 tahun, sumsum bagian proksimal tulang panjang sudah tidak lagi berproduksi. Sebagian besar eritrosit di hasilkan dari sumsum tulang membranosa ( tulang belakang, dada, rusuk, dan panggul). Dengan meningkatnya usia, sumsum tulang menjadi kurang produktif.

Cari tau lagi artikel yang lainnya!!

Leukosit (Sel Darah Putih)
Pembulu darah

Rabu, 28 Maret 2012

Perkembangbiakan Pada Tumbuhan

Perkembangbiakan Pada Tumbuhan

Perkembangbiakansecara Kawin (Generatif), Alat perkembangbiakan secara kawin (generatif) padatumbuhan adalah bunga.Bagian-bagian bunga terdiri atas tangkai bunga, dasarbunga, kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik.Benang sarimerupakan alat kelamin jantan.Adapun alat kelamin betina adalah putik.Di dalambenang sari terdapat serbuk sari.Serbuk sari merupakan sel kelamin jantan.Tidaksemua tumbuhan memiliki benang saridan putik dalam satu bunga.Tumbuhan yangmemiliki benang sari dan putik dalam satu bunga disebut bunga sempurna.
Perkembangbiakansecara kawin pada tumbuhan dimulai dengan penyerbukan.Penyerbukan adalahbertemunya serbuk sari dan kepala putik.Serbuk sari tadi masuk melalui tangkaiputik menuju bakal buah.Di dalam bakal buah ada bakal biji.Bakal biji berisi sel kelamin betina (sel telur).Setelah sel kelamin jantan dan betina bertemu maka terjadilah pembuahan. Setelah terjadi pembuahan, akan tumbuh buah dan biji. Biji yang dihasilkan nanti merupakan cikal bakal dari tumbuhan baru. Penyerbukan dapat'terjadi melalui bantuan angin, hewan, air,dan manusia.
v Penyerbukan yang dibantu anginumumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
· Serbuk sarinya banyak dan ringan.
· Bunga dengan kepala sarinya mudah digoyang.
· Kepala putik berbulu dan terentang keluar dari bunga.
Contoh bunga yang penyerbukannya dibantu angin adalah jagungdan rumput-rumputan.
v Penyerbukan yang dibantu hewanumumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
· Mahkota berwarna mencolok dan besar.
· Bunga mengeluarkan bau yang khas.
· Bunga menghasilkan nektar.
Contoh bunga yang penyerbukannya dibantu hewan adalah bungaaster.
v Penyerbukan dilakukan manusia karenaserbuk sari sulit untuk mencapai kepala putik. Contoh, penyerbukan, yangdilakukan petani, pada tumbuhan vanili.
v Penyerbukan yang dibantu oleh airyaitu jatuhnya serbu sari ke kepala putik dibantu dengan air.Contohnya padaHidrila.
Berdasarkan asal serbuk sari yangjatuh dikepala putik penyerbukan dibedakan menjadi 4 yaitu:
v Penyerbukan sendiri
v Penyerbukan tetangga
v Penyerbukan silang
v Penyerbukan bastar
Ternyata,banyak tumbuhan yang dapat berkembang biak tanpa melalui perkawinan. Contohnya,bawang merah, kentang, dan singkong. Tumbuhan tersebut dapat dihasilkan tanpamelalui proses
perkawinan. Perkembangbiakan yang terjadi tanpa proses perkawinan disebutperkembangbiakan secara vegetatif. Perkembangbiakan secaravegetatif dapat terjadi melalui dua cara yaitu :

Vegetatif alami yaitu perkembangbiakanvegetatifnyaterjadi tanpa campur tangan manusia. Perkembangbiakan vegetatifalami dapat terjadi melalui umbi lapis, umbi batang, tunas, rizoma, geragih,dan spora.
a. Umbi lapis
P. Umbi Lapis
Bawang merah memiliki bentuk berlapis-lapis.Umbi yang berlapis-lapis itu di bagian bawahnya tumbuh akar. Jika umbi ini ditanam, akan tumbuh tunas dan kemudian tumbuh menjadi tumbuhan baru. Selain itu Bentuk bawang bombay dan bawang putih sama dengan bawang merah. Tumbuhan tersebut merupakan umbi yang berlapis-lapis.Di tengah umbi yang berlapis-lapis tumbuh tunas.
Bagian yang berlapis-lapis adalah daun dengan satu atau dua kuncup ketiak.Pada bagian bawah batang, tumbuh akar serabut. Jika umbi tersebut ditanam, akan tumbuh tumbuhan baru.
b. Umbi Batang
P. Umbi Batang
Bagian batang tersebut berisi cadangan makanan.Batang tersebut menjadi besar dan berisi.Sebagi contohnya kita lihat kentang, permukaan umbi, terdapat mata tunas.Mata tunas akan jelas terlihat jika kentang tua yang disimpan beberapa hari di tempat lembap. 
Tumbuhan kentang baru akan tumbuh jika kita menanam umbi kentang tersebut. Tumbuhan tersebut tumbuh dari mata tunas yang terdapat pada umbi.

c. Tunas
P. Tunas

Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas contohnya adalah pisang dan bambu. Tunas ini tumbuh dari bagian bawah tanah dan muncul di samping tumbuhan induk. Akan tetapi, ada pulatunas yang muncul di bagian tumbuhan, seperti tunas yang muncul dan tumbuh di daun. Tunas itu disebut tunas adventif. Contoh tumbuhan yang memiliki tunas adventif adalah cocor bebek.




d. Rizoma
P. Rizoma

Jahe dan rumput akan tumbuh bersatu dengan tumbuhan induknya. Cabutlah tumbuhan tersebut dari dalam tanah.Bagian yang menghubungkan
tumbuhan satu dengan lainnya disebut rizoma.Rizoma yang menghubungkan tumbuhan tersebut bukanlah akar sebenarnya.
Rizoma merupakan batang yang tumbuh mendatar di dalam tanah. Contoh tumbuhan lain yang berkembang biak dengan rizoma adalah lengkuas, kunyit, dan kencur.

e. Geragih (Stolon)
P. Geragih

Geragih adalah batang yang merambat di atas tanah.Geragih disebut juga dengan stolon.Geragih tersusunatas ruas-ruas. Setiap ruas yang menempel pada tanahakan membentuk akar dan tumbuh tunas baru. Contoh tumbuhan yang memiliki geragih adalah stroberi.

f. Spora
Spora adalah satu atau beberapa sel (bisa haploid ataupun diploid) yang terbungkus oleh lapisan pelindung.
P. Spora
Contohnya : Paku suplir

Vegetatif buatan yaitu perkembangbiakanvegetatifyang terjadi dengan campur tangan manusia. Perkembangbiakan VegetatifBuatan Manusia dapat melakukan perkembangbiakan pada tumbuhan. Tujuannya adalah untuk memperoleh tumbuhan baru dengan cepat dantidak bergantung pada musim. Selain itu, dapat diperoleh tumbuhan baru yangsifatnya sama dengan induknya. Perkembangbiakan secara vegetatif buatan, antara lain dapat dilakukan melalui setek, cangkok, sambung (enten), tempel(okulasi), runduk, dan kultur jaringan.

a. Setek
Setek adalah perkembangbiakan dengan cara menanam potongan/bagian daritumbuhan. Bagian tumbuhan yang dapat ditanam dapat berupa batang, tangkai, atau
daun. Tidak semua tumbuhan dapat disetek. Beberapa contoh tumbuhan yang dapatdisetek adalah singkong, mawar, dan tumbuhan lidah mertua.


b. Mencangkok
Tujuan mencangkok adalah mendapatkanindividu baru yang memiliki sifat sama persis dengan induknya. Selain itu,mencangkok dilakukan agar tumbuhan cepat berbuah.Mencangkok harus dilakukansecara teliti.Jenis tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhanberkayu.Contohnya adalah mangga, jambu, dan jeruk.
Mencangkok sangat mudahdilakukan.cara-cara mencangkok sebagai berikut :

  • pilih tangkai atau dahan yang cocok untuk dicangkok. Tangkaiatau dahan yang cocok untuk dicangkok adalah yang cukup tua, dapat dilihat dariukuran dan warna kulitnya. kupas kulit dan kambiumnya.
  • Tutupbagian yang dikupas dengan tanah yang dibungkus plastik atau sabut kelapa.Jagalah tanah pada bagian yang dicangkok agar tetap lembap.
  • Setelah tumbuh akar pada cangkokan, potong dan tanam tangkaitersebut.
c. Tempel (Okulasi)
Menempel atau okulasi adalahmenggabungkan mata tunas suatu tumbuhan pada batang tumbuhan lain.Tumbuhan yangakan ditempeli harus yang kuat. Tempel (okulasi) bertujuan menggabungkan duatumbuhan berbeda sifatnya. Nantinya, akan dihasilkantumbuhan yang memiliki duajenis buah atau bungayang berbeda sifat. Contohnya, okulasi pada bunga mawarakan menghasilkan dua warna atau lebih yang berbeda. Tumbuhan tersebut akanterlihat lebih indah karena bunganya berwarna-warni. cara- cara tempel yaitusebagai berikut :
· Iris kulit batang yang akan ditempeli.
· Iris kulit batang yang memiliki tunas sebesar irisan batang yang akan ditempeli.
· Irisan yang memiliki tunas ditempel pada batang yang akan ditempeli.
· Potonglah bagian atas batang jika tunas telah muncul.

d.Runduk
Merunduk merupakan proses menimbunbatang tumbuhan ke dalam tanah. Pada batang yang ditimbun tersebut diharapkantumbuh akar.Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan merunduk di antaranyaarbei, apel, tebu, stroberi, dan melati. Cara-cara merundukkan tumbuhan adalahsebagai berikut:
· Batang tumbuhan yang akan dikembangbiakkan dirundukkan.'
· Timbun atau benamkan batang tumbuhan tersebut ke dalamtanah.
· Jika pada batang yang dirundukkan telah tumbuh akar, potong batang yang dirundukkan tersebut.

e.Kultur jaringan
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudianditemukan teknik baru perkembangbiakan tumbuhan. Teknik yang dimaksud adalahkultur jaringan. Teknik kultur jaringan adalah perkembangbiakan tumbuhan denganmenanam jaringan tumbuhan di tempat dan media yang khusus. Dengan kulturjaringan kamu dapat menghasilkan tumbuhan hanya dari suatu bagian akar ataubagian lainnya.contohnya dapat dilihat pada wortel.

Perkembangbiakan Pada Hewan

Perkembangbiakan pada Hewan
Perkembangbiakan secara Kawin (Generatif) Perkembangbiakan secara kawin terjadi karena adanya pembuahan sel telur oleh sel sperma. Sel sperma dihasilkan hewan jantan. Ada punsel telur dihasilkan hewan betina.
Berdasarkan caranya, pembuahan pada hewan dibedakan menjadi dua.Pertama, pembuahan di luar tubuh. Kedua, pembuahan di dalam tubuh.
Pembuahan di Luar Tubuh (Fertilisasi Eksternal) Pembuahan di luar tubuh terjadi karena penggabungan sel telur dan sperma terjadi di luar tubuh induknya. Contohnya, pada ikan dan katak,
Pembuahandi dalam Tubuh ( Fertilisasi Internal) Pembuahan di dalam tubuh artinya penggabungan sel telur dan sel sperma terjadi di dalam tubuh induknya. Pembuahandi dalam tubuh terutama terjadi pada kelompok reptilia (hewan melata), unggas, dan mamalia (hewan menyusui).

1. Perkembangbiakan secara kawin padahewan dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai beriku:
  • Hewan yang Berkembang Biak dengan Bertelur (Ovipar) Pada hewan bertelur, pertumbuhan dan perkembangan embrio terjadi di luar tubuh induknya. Embrioitu dibungkus dan dilindungi oleh cangkang. Embrio di dalam telurini dilengkapi dengan kuning telur (yolk). Kuning telur digunakansebagai cadangan makanan untuk perkembangan embrio. Jika embrio telah tumbuh sempurna, telur akan menetas dan keluarlah individu baru. Hewan yang berkembang biak secara bertelur disebut ovipar. Ayam dan burung merupakan contoh hewan bertelur.Contoh hewan reptil yang bertelur ialah penyu.
  • Hewan yang Berkembang Biak dengan Melahirkan (Vivipar)
  • Hewan yang Berkembang Biak dengan Bertelur (Ovovivipar)Selain hewan ovipar dan vivipar, ada juga hewan yang dapat bertelur-melahirkan.Hewan demikian disebut dengan ovovivipar.
2. Perkembangbiakan secara tidak kawin: Perkembangbiakan secara tidak kawinhanya terjadi pada hewan-hewan tingkat rendah. Perkembangbiakan secara tidak kawin dapat dilakukan dengan beberapa cara. Antara lain dengan membentuk tunasdan fragmentasi.
· Tunas Perkembangbiakan dengan cara pembentukan tunas antara lain terjadi pada Hydra.
· Fragmentasi Fragmentasiadalah perkembangbiakan yang berasal dari potongan tubuhnya sendiri. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara fragmentasi adalah planaria, Cacing planaria merupakan cacing pipih

Sitoskeleton atau Rangka Sel

Sitoskeleton

Sitoskeleton atau rangka sel tersusun atas tiga serabut yang berbeda yaitu ada mikrofilamen, mikrotubul, dan filamen antara.


Mikrofilamen atau filamen aktin


Mikrofilamen adalah rantai ganda protein yang bertautan dan tipis, terdiri dari protein yang disebut aktin. Mikrofilamen diameternya antara 5-6 nanometer (nm), untuk mengamatinya harus menggunakan mikroskop elektronik.

Sitoskeleton

Mikrotubul

Mikrotubul adalah rangkaian protein yang berbentuk sepiral, sepiral ini membentuk tabung yang berlubang di tengahnya. Mikrotubul tersusun atas bola – bola molekul yang disebut tubulin. Diameter mikrotubul kurang lebih 25 nanometer (nm). Mikrotubul merupakan srabut penyusun sitoskeleton terbesar. Selain itu, mikrotubul dapat membentuk organel sitoplasma berupa sentriol, silia, dan flagela.

Sentriol berbentuk silinder dan disusun dari mikrotubul yang tersusun sangat teratur. Mikrotubul memiliki fungsi mengarahkan gerakan komponen – komponen sel, mempertahankan bentuk sel, membantu pemisahan sel secara mitosis.

Filamen antara (serabut antara)

Filamen antara adalah rantai molekul protein yang berbentuk untaian yang saling melilit. Filamen antara memiliki diameter 8 – 10 nanometer (nm). Dinamakan serabut antara karena berukuran diantara ukuran mikrotubul dan mikrofilamen, yang tersusun atas protein yang di sebut filametin.  Tetapi tidak semua sel tersusun atas filametin. Misalnya kulit tersusun atas kiratin.

Fungsi dari sitikeleton adalah sebagai berikut:
  1. Memberikan kekuatan mekani pada sel
  2. Menjadi kerangka sel
  3. Membantu gerakan substansi dari satu bagian sel kebagian lain sel.

Kamis, 22 Maret 2012

Struktur Dan Fungsi Sel

Struktur Dan Fungsi Sel


Max Schultze dan Thomas Huxley menyatakan bahwa sel merupakan kesatuan fungsional kehidupan, yang menunjukan bahwa aktivitas yang berlangsung dalam tubuh dalam tubuh makhluk hidup tercermin aktivitas dalam sel.
Rudolf Virchow (1858) mengemukakan bahwa sel berasal dari sel (Omnis Cellula e Celula), sehingga muncul teori, “sel merupakan kesatuan pertumbuhan”.


Sel adalah kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan merupakan unit penyusun semua makhluk hidup. Sel makhluk hidup dibedakan menjadi : sel prokariotik  dan sel eukariotik

Sel Prokariotik


  • memiliki membrane plasma memiliki nukleoid ( DNA, RNA )
  • memiliki sitoplasma 
  • tidak memiliki membrane inti dan system endomembran
Eukariotik dan Prokariotik

Sel Eukariotik


Bagian-bagian sel eukariotik : 


A. Membrane sel  :
  1. membrane sel merupakan lapisan lipoprotein yang terdiri dari fosfolipid dan protein
  2. bersifat semipermeabel atau selektif permiabel
  3. berfungsi mengatur keluar masuknya zat dari sel ke dalam sel

Membran sel
B. Nukleus ( inti sel )  :


  •          memiliki membrane sel
  •          didalam nucleus terdapat  :                                               
o  nucleolus, yang berfungsi mensintesis RNA                                  
o  nukleoplasma                                                                                       
o  butiran kromatin 
Nukleus
   
c. Sitoplasma : 
meliputi isi sel diluar inti sel
terdiri dari cairan yang disebut sitosol ( yang dapat berubah dari fase sol ke gel ), dan padatan berupa organel sel     

Organel - organel sel :


Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

1.Ribosom : 

tersusun atas RNA ribosom dan protein
ada yang tersebar di sitoplasma dan ada yang terikat pada reticulum endoplasma
berfungsi : untuk sisntesis protein

2. Reticulum endoplasma ( RE )  :  
  • Terdapat dua bentuk retikulum endoplasma, yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus
  • Retikulum endoplasma kasar disebut demikian karena permukaannya ditempeli banyak ribosom. Ribosom yang mulai mensintesis protein dengan tempat tujuan tertentu, seperti organel tertentu atau membran, akan menempel pada retikulum endoplasma kasar.
  • Kebanyakan protein menuju ke badan Golgi, yang akan mengemas dan memilahnya untuk diantarkan ke tujuan akhirnya.
  • Retikulum endoplasma halus tidak memiliki ribosom pada permukaannya. 
  • Retikulum endoplasma halus berfungsi misalnya dalam sintesis lipid komponen membran sel.
  • membran retikulum endoplasma halus mengandung enzim yang mengubah obat-obatan, racun, dan produk sampingan beracun dari metabolisme sel menjadi senyawa-senyawa yang kurang beracun atau lebih mudah dikeluarkan tubuh

3. Badan golgi

badan golgi adalah sekelompok kantong (vasikula) pipih yang di kelilingi membran. Tersusun atas setumpuk kantong pipih dari membran yang disebut sisterna. Organel ini biasanya terletak di antara retikulum endoplasma dan membran plasma. berfungsi sebagai alat ekskresi
pada sel tumbuhan badan golgi disebut diktiosom
 
4. lisosom
    
merupakan kantong bermembran tunggal yang mengandung enzim lisosom untuk mencerna zat-zat makromolekul
dapat bersifat autofag ( menghancurkan organel yang telah using )  dan autolisis ( menghancurkan selnya sendiri ). Lisosom digunakan sel untuk mencerna makro molekul, lisosom dihasilkan oleh badan golgi yang pernuh protein. Lisosom di temukan terutama pada sel hewan.

5. mitokondria 

Mitokondria adalah organel penghasil energi pada sel. Memiliki dua lapisan membran yaitu membran dalam dan membran luar. Mitokondrian berfungsi sebagai alat respirasi sel, membran luarnya halus sedangkan membran dalam berlekuk-lekuk membentuk Krista untuk memperluas permukaan. Respirasi berlangsung di dalam  Krista dan matriks.  

6. Sentriol

Setriol merupakan perkembangan dari sentrosom. Sentriol merupakan pusat sel, merupakan daerah yang dekat dengan nukleus. Sentriol merupakan kumpulan mikrotubulus yang berperan sebagai kutub-kutub pembelahan sel secara mitosis atau meiosis. Sentriol hanya terdapat pada sel hewan

7. Badan mikro 

merupakan organel kecil bermembran tunggal  yang terdiri atas peroksisom ( terdapat pd sel hewan dan tumbuhan ) dan glioksisom ( hanya pada sel tumbuhan , berfungsi : pengurai lemak menjadi gula)
enzim katalase ( sebagai katalisator penguraian H2O2 menjadi air dan oksigen
berfungsi : dalam fotosintesis

8. Plastida 
 
Hanya terdapat pada sel tumbuhan
Ada tiga macam, dapat dibedakan : 
a.kromoplas : mengandung pigmen : merah , orange atau kuning.  
b.leukoplas : tidak mengandung pigmen, di bedakan :
  • amiloplas : tempat pembentukan dan penyimpanan amilum
  • Proteinoplas : tempat pembentukan dan penyimpanan protein  
  • Elaioplas : tempat pembentukan dan penyimpanan lemak / minyak 
c.kloroplas : mengandung pigmen hijau/ klorofil yang berfungsi untuk fotosintesis,

9.Vakuola 

Vakuola adalah organel sitoplasma yang berisi cairan dsn di batasi oleh membran atau selaput yang bernama tonoplas, vakuola hanya dimiliki oleh sel tumbuhan.
Fungsi dari vakuola adalah sebagai osmoregulator, yaitu pengatur nilai osmotik dan ekskresi. fungsi vakuola antara lain menyimpan cadangan makanan, pigmen, hasil metabolism sekunder, sisa metabolism

10. Sitoskeleton 

adalah : rangka sel yang tersusun dari mikrofilamen ( filament aktin ), mikrotubulus, dan filament antera berfungsi : menguatkan sel dan memudahkan gerakan materi di dalam sel.

Mikrofilamen adalah rantai ganda protein yang saling bertaut dan tipism terdiri dari protein yang disebut aktin.

b. Mikrotubul
Mikrotubul adalah rantai protein yang berbentuk sepiral, dan sepiral ini membentuk tabung berlubang.

c. Filamen antara
Filamen antara adalah rantai molekul protein yang berbentuk untaian dan saling melilit.


mau lihat penjelasan sitokeleton yang lebih lengkap klik sitokeleton

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Bagian sel
Sel tumbuhan
Sel hewan
Dinding sel
ada
Tidak ada
Vakuola
ada
Kecil / tidak ada
Plastid
ada
Tidak ada
Sentriol
Tidak ada
ada
Glioksisom
ada
Tidak ada